Health care Indonesia merupakan sebuah solusi dalam pelayanan kesehatan di berbagai negara di dunia yang menawarkan kemudahan dan pemerataan jaminan pelayanan kesehatan bagi setiap orang. Policy Advice mencatat healthcare memiliki nilai sebesar 8,45 triliun USD dengan laju pertumbuhan sebesar 7,3% setiap tahun dari tahun 2014. Besarnya laju pertumbuhan industri healthcare membuktikan bahwa kini healthcare merupakan sebuah solusi dalam bentuk jasa yang sangat relevan dan membantu banyak orang hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Kondisi healthcare di Indonesia sendiri dapat dikatakan berkembang secara drastis dalam beberapa dekade belakangan ini. Sebagian besar healthcare yang tersedia di Indonesia adalah penyedia layanan kesehatan khusus ibu dan anak juga pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan lebih memfokuskan kepada tumbuh kembang anak, gizi anak, serta Obgyn. Beberapa program pemerintah pun turut mendukung dalam pengembangan layanan kesehatan di Indonesia. Pada tahun 2014 pemerintah membuat sebuah program yang dinamakan dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan diimplementasikan ke dalam layanan yang dikenal dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) dengan harapan seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan jaminan kesehatan dan pengelolaan beban keuangan dari biaya medis yang terus meningkat.

Namun seperti apakah sistem healthcare di Indonesia? Apakah dapat membantu permasalahan pelayanan kesehatan di Indonesia seperti di negara lainnya? Mari simak penjelasannya sebagai berikut, 

SISTEM HEALTHCARE DI INDONESIA, EFEKTIF ATAU TIDAK?

Dalam menjalankan sebuah healthcare tentu memiliki sistem dengan harapan bahwa penyelenggaraan healthcare dapat memberikan dampak terbaik selama healthcare berjalan, begitu pula dengan healthcare di Indonesia. Menurut Kemenkes healthcare memiliki kesesuaian dengan definisi Sistem Kesehatan Nasional (SKN), yang menyatakan bahwa upaya kesehatan primer (Primary healthcare) adalah upaya kesehatan dasar dimana terjadi kontak pertama dan perorangan atau masyarakat dengan pelayanan kesehatan. Berikut 3 sistem healthcare di Indonesia.

  • Mengadopsi Nilai Inklusif

Terdapat 5 poin yang harus diperhatikan dalam menjalankan sebuah healthcare di Indonesia yaitu, pro-rakyat, inklusif, responsif, efektif dan bersih. Healthcare di Indonesia diharapkan bisa memenuhi setiap poin tersebut demi terciptanya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

  • Saintifikasi Jamu

Dimulai sejak tahun 2010 dan bertujuan untuk meningkatkan akses keterjangkauan masyarakat terhadap obat-obatan. Program Kemenkes ini memungkinkan jamu yang merupakan obat-obatan tradisional yang sudah lazim digunakan oleh masyarakat dapat teregistrasi dan memiliki izin edar sehingga dapat diintegrasikan ke dalam pelayanan kesehatan formal.

  • Sejalan dengan Misi Kemenkes

Dalam menjalankan sebuah healthcare di Indonesia, harus sesuai dan sejalan dengan misi dari Kementrian Kesehatan Indonesia sendiri. Misi dari Kemenkes antara lain;

  1. Meningkatkan derajat masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani;
  2. Melindungi masyarakat dengan menjamin ketersediaannya upaya kesehatan yang paripurna, merata bermutu dan berkeadilan;
  3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan;
  4. Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik.

Selain 3 sistem yang ada diatas, Kemenkes yakin bahwa tingkat keefektifan sebuah healthcare di Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh kerjasama yang baik antar lintas sektoral maupun regional.

Indonesia memang sudah memiliki sistem yang cukup jelas dalam pelayanan kesehatan melalui healthcare. Bahkan penyelenggaraan healthcare di Indonesia sebagian besar dilaksanakan di puskesmas dan jaringan yang berbasis komunitas dan partisipasi masyarakat, yaitu poskesdes dan posyandu. Namun faktanya masih sering ditemukan beberapa kendala dalam menjalankan sistem healthcare yang sudah ditetapkan oleh Kemenkes. Demikian penjelasan mengenai apa itu healthcare dan bagaimana sistemnya di Indonesia. Jadi, apakah sistem health care Indonesia sudah efektif? Hal itu tergantung kepada perspektif Anda melihatnya.