Indonesia Mental Health Care Foundation kini menjadi salah satu topik yang sering diperbincangkan oleh banyak orang, baik di kalangan anak remaja hingga dewasa. Banyak orang sudah semakin sadar dan peduli akan permasalahan kesehatan mental, bahkan kesehatan mental banyak dijadikan sebuah ajang bagi generasi millennials dan Gen-z demi mendapatkan pengakuan sosial. Lalu apakah yang dimaksud dengan mental health sebenarnya? Menurut WHO mental health adalah dasar untuk kesejahteraan dan fungsi individu yang efektif. Ini lebih dari sekedar adanya gangguan mental; mental health merupakan kemampuan untuk berpikir, belajar, dan memahami emosi seseorang dan reaksi orang lain. Selain itu mental health merupakan keadaan keseimbangan, baik di dalam maupun di dalam lingkungan. Faktor fisik, psikologis, sosial, budaya, spiritual dan faktor-faktor lain yang saling terkait berpartisipasi dalam menghasilkan keseimbangan ini. 

Sesungguhnya di Indonesia pun mental health menjadi salah satu isu yang sudah ada sejak lama. Namun adanya pandemi membuat banyak orang yang pada akhirnya mengalami gangguan psikis akibat perubahan pola hidup secara signifikan dengan tempo waktu yang sangat singkat. Beruntungnya kini sudah tersedia sebuah organisasi non-profit yang membantu penanganan masalah mental health di Indonesia, yaitu Indonesia Mental Health Foundation

KONTRIBUSI INDONESIA MENTAL HEALTH CARE TERHADAP KESEHATAN INDONESIA

Menurut riset kesehatan indonesia tercatat sebanyak 3,7% dari total populasi masyarakat Indonesia menderita depresi, sekitar 6% yang mengalami gangguan depresi merupakan orang-orang yang berusia 15 tahun keatas dan sekitar 1,7% orang menderita gangguan mental kronis seperti skizofrenia. Untuk menangani kasus-kasus tersebut di Indonesia sejauh ini baru tercatat hanya ada sekitar 600-800 psikiater. Tentu perlu adanya perluasan wadah atau fasilitas yang mendukung bagi para pasien yang memiliki masalah kesehatan mental.

Kesehatan fisik dan mental merupakan 2 hal penting yang berkesinambungan. Jika seseorang mengalami gangguan kesehatan mental akan dapat berpengaruh terhadap kesehatan fisiknya. Tentu orang yang menderita mental health bisa mengalami penurunan imunitas tubuh dan membuatnya gampang terpapar oleh virus dan bakteri. Melihat pentingnya dan kurangnya fasilitas penanganan mental health di Indonesia maka terbentuklah sebuah komunitas yang menjadi wadah bagi setiap masyarakat Indonesia yang ingin mengetahui atau sudah mengetahui memiliki gangguan mental health serta merasa perlu bantuan dari tenaga ahli khusus seperti psikiater. Indonesia Mental Health Care Foundation merupakan organisasi, komunitas, wadah dan aktivitas sosial yang diperuntukan bagi setiap orang yang merasa butuh konsultasi atau bersosial dengan sebuah lingkungan baru dimana orang tersebut dapat merasakan dukungan penuh terhadap kondisi kesehatan mentalnya.

Terdapat beberapa tantangan mental health di Indonesia, dan Indonesia Mental Health Care Foundation menjadi sebuah solusi dari beberapa tantangan tersebut. 5 Tantangan mental health di Indonesia antara lain adalah,

  • Stigma Terhadap Pengidap Mental Health

Banyak sekali ditemukan stigma terhadap pengidap mental health, biasanya pengidap mental health mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan seperti labelling dan bullying. Disinilah peran mental health care foundation Indonesia sebagai fasilitator untuk mematahkan stigma yang ada di masyarakat luas mengenai permasalahan mental health.

  • Rendahnya Pemahaman Mengenai Kesehatan Mental

Hal inilah yang membuat permasalahan mental health bisa menjadi sebuah trend dan ajang status sosial bagi kalangan remaja di Indonesia. Bagi masyarakat yang belum teredukasi mengenai pentingnya dan krusial nya sebuah mental health menganggap bahwa kesehatan mental adalah hal yang biasa dan bukan sebuah hal yang serius. Maka dari itu Mental Health Care foundation Indonesia perlu menjadi fasilitator untuk memberikan edukasi yang tepat demi meningkatkan kesadaran pentingnya mental health

  • Kesehatan Mental Masih Hal Tabu

Di Indonesia masih banyak masyarakat yang mempercayakan bahwa gangguan mental berasal dari hal-hal mistis dan tidak logis. Hal ini menyebabkan seseorang yang membutuhkan pertolongan ahli menjadi enggan untuk datang dan ditangani oleh para ahli. Selain itu mereka dan lingkungan di sekitarnya menganggap seseorang dengan gangguan mental adalah sebuah aib.

  • Diskriminasi Terhadap Pengidap Gangguan Mental

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menganggap aneh seorang pengidap gangguan mental. Bahkan tak jarang juga pengidap gangguan mental mendapatkan perlakuan berbeda dan kurang menyenangkan. Hal ini tentu akan memperburuk keadaan seorang pengidap gangguan mental dan tidak akan menolong apapun. Disanalah peran Mental Health Care Foundation Indonesia untuk menanggulangi serta mengurangi diskriminasi agar terjadi kesetaraan.

  • Akses Terhadap Kesehatan Mental Belum Merata

Di Indonesia terdapat 8 provinsi yang tidak memiliki Rumah Sakit Jiwa dan 3 provinsi yang tidak memiliki psikiater sama sekali. Menurut data Kemenkes sebanyak 90% orang yang menderita gangguan mental tidak mendapatkan akses perawatan kesehatan mental yang memadai. Mental Health Care Foundation Indonesia dalam hal ini menjadi fasilitator penyedia tenaga ahli dan juga solusi dari berbagai hambatan akses pelayanan kesehatan mental lainnya.

Demikian penjelasan mengenai peran Mental Health Care Foundation Indonesia yang mendukung penuh kesehatan mental masyarakat di Indonesia dan juga menjadi solusi bagi para pengidap penyakit gangguan mental. Menjadi wadah dan juga fasilitator merupakan salah satu fungsinya, namun tidak melupakan bahwa pelayanan kesehatan mental yang mereka sediakan juga berpusat pada pasien itu sendiri. Sehingga nantinya diharapkan bahwa penanganan mental health di Indonesia akan semakin baik dan berkualitas.